Memberikan
penjelasan ttg ayat.
Menghilangkan
kesamaran arti suatu nas. Mengetahui dgn jelas makna yg dikehendaki Syari.
Menjelaskan
hal2 yg berkaitan dgn ayat (sebab turun ayat, gramatika, hubungan ayat, kosa
kata, makna ijmal.
Kita
akan berbicara menyangkut surah azzalzalah.
Diperselisihkan
ulama. Mayoritas ulama – turun di makkah sblm hijrah –
Surah
ini urutan yg ke 94 dari segi masa turunny—bagi yg menilainya madaniah. Bukan dari
segi penempatannya dlm alquran (99).
Berbicara
Salah satu prinsip akidah – mendukung pendapat makkiyah
Ayat
7-8 madaniyah—minoritas ulama yg tdk didukung banyk ulama
Namanya
dikenal pada masa sahabat , idzaa zulzilat
Ibnu
umar – surah idzaa zulzilat turun saat abu bakar menangis
Az
zilzal – zulzilat – zalzalah – terambil dari ayat pertama
Tema
utama – penjelasan ttg hari kiamat dan apa yg akan dialami manusia ktk itu. Kedatangan
hari kiamat. Bumi digoncang dgn begitu dahsyat. Wajah yg beragam, sesuai dgn
amal.
Akhir
surah bayyinah – mnjlskan balasan yg akan diterima yg durhaka dan taat yg diterima
di hari kiamat.
Nah
surah ini berbicara ttg awal hari kemudian.
Idzaa
– yg diterjemahkan jika/apabila. digunakan alquran utk sst yg akan datang, pasti
akan terjadi. In – utk sst yg blm atau jarang terjadi. Law—sst yg mustahil
terjadi. Ayat ini mengisyaratkan kepastian ttg terjadinya goncangan bumi.
01.
(Apabila bumi diguncangkan) yaitu
mengalami gempa di saat hari kiamat tiba (dengan guncangannya) yang amat
dahsyat sesuai dengan bentuknya yang besar. (dan ini pasti terjadi)
Yg dahsyat yg hany terjadi sekali
kedahsyatan spt itu
02. (Dan
bumi telah mengeluarkan beban-beban beratnya) berupa semua perbendaharaan
yang dikandungnya termasuk orang-orang mati, kemudian semuanya itu dicampakkan
ke permukaannya.
عن ابن
عباس { وَأخْرَجَتِ الأرْضُ أثْقَالَهَا } قال: الموَتى thabari
Barang tambang atau apapun selainny.
Pengulangan kata ardhu ayat kedua—goncangan terjadi di seluruh
wilayah bumi tanpa terkecuali. Ini yg membedakan. Terbatas.
Kita sering melihat guncangna, tp guncangnan ini berbeda yg dikethui
umat manusia. Ini disiyaratkan dari kata al-ardh.
Klo ada gempa, biasanya pada wilyaha tertentu. Tp ini alardh. Semua persada
bumi. Guncangan khusus yg berbeda. Ini yg disiratkan kata zilzaalaahaa.
Kiamat nanti ada peniupan sangkalal pertama. Goncang. Hancur alam
raya. Manusia mati.
Ada peniupan sangkalal kedua. Semua bangkit. Apakah guncangan ini yg
pertama atau yg kedua.
Atqal jamak tsaql. Beban yg berat.
Klo yg berpendapat ini guncangan yg pertama, maka apa saja, emas
perak, dikelaurkan seakan2 tdk ingin memikul sesuatu. Sama spt wanita yg hamil.
Inna zalzalatassa’ati syayun adzhiim.
Klo sangkalal yg kedua, yg dikeluarkan adl manusia yg terpendam. Pendapat
in lbh kuat oleh ulama stlh melihat lanjutan ayat.
Guncangan kedua,..man ba’atsanaa mim marqadinaa.
03.
(Dan manusia bertanya) yakni orang
yang ingkar kepada adanya hari berbangkit ("Mengapa bumi jadi
begini?" (apa yg terjadi baginya)) ia mengatakan demikian dengan nada
ingkar kepada kenyataan yang sedang mereka alami ketika itu, yaitu keadaan
menjelang hari kiamat.
Mengapa bergoncang dahsyat dan
mengeluarkan isi perutnya?
ابن عباس، { وَقالَ الإنْسانُ ما لَهَا } قال: الكافر thabari
Wa qaalalinsaanu maa laha.Apa yg terjadi ini. Kami tadiny dlm
keadaan tenang2. Atau tersiksa biasa2.
04.
(Pada hari itu) menjadi Badal dari
lafal Idzaa berikut Jawabnya (bumi menceritakan beritanya) yaitu
menceritakan semua amal perbuatan yang telah dilakukan di atas permukaannya,
amal baik dan amal buruk.
HR Ahmad dan Tirmidzi. Makna akhbar. Rasul
membaca ayat ini, lalu bersabda, “tahukah kamu apa berita2 ini? Berita2 ini adl
bahwa bumi menyaksikan thd setiap manusia (lk/pr) atas apa yg mrk lakukan di
atas permukaanku.
Dari sini, nabi menganjurkan ssrg yg
telah shalat, dan ingin shalat lagi utk berpindah, selangkah dua langkah. Shg memberi
kesaksian.
Nah ketika itu, yaumidizn tuhadditsu.. bumi berbicara menyampaikan
berita2.
Tdk harus bhs lisan. Bisa bhs simbol. Itu sebabnya nabi memerinthkn kklo mau ulang
solat, pindah tempat. 1 2 langkah.
Ada pendapat, bumi menympakian apa yg pernah terjadi dari amalan2
ini.
Matahari digulung. Bintang2b berjatuhan. Allah hanya menjelaskan
akibat.
Keharmonisan alam raya menunjukkan ada yg mengatur. Ingin menunjukkan wujudunya. Ada gempa. Tdk sell
harmonis.
05. (Karena
sesungguhnya) hal itu terjadi disebabkan karena (Tuhanmu telah mewahyukan/memerintahkan
kepadanya) yang demikian itu. Di dalam sebuah hadis disebutkan, "Setiap
hamba laki-laki dan perempuan menyaksikan (pada hari itu) semua amal
perbuatan yang telah dilakukannya di muka bumi."
Keheranan manusia tdk lama. Pertanyaan terjawab.
Bumi menyampaikan ttg sebab goncangan. Krn tuhan telah memerintahkan itu.
Ini sesuai dgn kun fayakun.
Pendapat lain, kata yg disampaikan
bahasa manusia. Simbol2 adl bhs lbh jelas daripada bhs kalimat.
Awha—asal
kata wahyu. Artinya memberi isyarat yg cepat. Memerinthakn. Digunakan kata wahyu utk
mengisyaratkan perbedaan keadaan bumi antara penciptaan pertama kali dan
kehancuranny kali ini.
Bianna rabbaka awha..Perintah nya ini melalui israfil. Tiup sangkakala.
Awha laha. An-nahl: 68 Wa Awha
ilannahli (mengilhami lebah shg menjadi naluri). Ayat ini menytakan Perintah tsb
cepat dan segera.
06.
(Pada hari itu manusia keluar (kembali
dari kuburnya)) maksudnya mereka berangkat meninggalkan tempat penghisaban (dalam
keadaan yang bermacam-macam) yakni terpisah-pisah; ada yang mengambil jalan
ke kanan yaitu menuju ke surga dan ada yang mengambil jalan ke kiri yaitu
menuju ke neraka (supaya diperlihatkan kepada mereka amal-amal mereka) maksudnya
balasan amal perbuatan mereka, berupa surga atau neraka.
Manusia
keluar dari kuburnya—dilakan perhitungan amal di padang mahsyar dlm keadaan
bermacam2 sesuai dgn keimanan dan kekufuran, ssuai dgn amal mrk. Diperlihatkan catatan
amal mrk. Ada yg ke surga-ke nereaka. Tingkat pertama-kedua.
Thaba’bai.
Manusia semua berpencar. Dari padang mahsyar ke kediamannya (surga/neraka). Liyuraw
berarti – utk melihat dan memperoleh balasan amal mrk.
07. (Maka
barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah) atau seberat semut
yang paling kecil (niscaya dia akan melihatnya) melihat pahalanya.
zArrah.
Kata yg menunjuk sst yg terkecil. Atom. Debu. Amal apapun, sekecil apapun akan
dilihat.
08. (Dan
barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan
melihatnya pula) artinya dia pasti akan merasakan balasannya
Amal
itu apa? Perbuatan.
Ada
ulama yg setiap subuh, memerhatikan matahari terbit dimana? Itu berarti bisa
kapan saja.asa an takuuna qariiban.
Manusia
sadar. Semua diperlakukan scr adil. Dzarrah- sebutir debu. Ada juga mengartikan
kepala semut. Atau semut yg baru lahir. Artinya, manusia akan melihat amalnya,
sekecil apapun amalnya tersebut.
Riwayat ulama- asbab wurud, menyangkut peristiwa di
madinah. Malu memberi sebiji kurma/sepotong roti kpd peminta2. Dan ada juga yg
meremehkan perbuatan dosa yg kecil. Alasannya, ancaman tuhan utk dosa besar. Kasus
ini terjadi pada masa turunnya alquran. Ayat ini mencakup kasus tersebut,
walaupun terjadi sblm atau sesuadah.
“lindungilah diri kamu dari api neraka wala dgn
spotong kurma” (bukhari)
“hindarilah dosa2 kecil, krn dosa2 itu akan menuntut
pelakunya.” (Ahmad)
Yarahu. Melihat dgn mata kepala – yg terlihat tingkat2
dan tempat pembalasan dan ganjaran.
Megentahui
– maka objeknya adl balasan dan ganjaran amal.
Ayat ini peringatan dan tuntunan. Banyak peristiwa2
besar, baik positif/negatif, dari hal2 kecil.
Kobaran Api – dari puntung rokok
Kata yg diucapkan tdk sengaja—bisa berdampak besar dlm
lingkungan.
Itu mengapa surah yg mengandung tuntunan ini sebagai
seperempat kandungan alquran.
" من قرأ سورة إذا زلزلت أربع مرات كان كمن قرأ القرآن كله zamakhsyari
Kesimpulan. Guncangan bumi pasti terjadi. Guncangnan yg
membinasakan smua makluk. Dan guncangan lain yg akanmembangkitkan.
Keyakinan ini mengantar menghindari/ waspada amal2
buruk.
Jgn sekali2 meremehkan sesuatu. Setan bisa meremhkan
dusa. Ayat ini berpesan, jgn meremehkan dosa. Amal sekecil apapun itu
bermanfat. Banyak yg menyesal, knp di dunia ada kesempatan menugcapkan
subhanallah. Gampang!
Keadilan tuhan sangat sempurna.
No comments:
Post a Comment